FLS2N SMA Tingkat Kota Bekasi Tahun 2024 Dipusatkan di SMAN 11 Bekasi

Godlife Panjaitan
banner 120x600

Bekasi, Info Pendidikan
Festival & Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMA tingkat Kota Bekasi kali ini mengambil tempat di SMAN 11 Bekasi, Sabtu (18/5). Pergelaran ini diikuti 33 SMA (22 SMA Negeri dan 11 SMA Swasta).

Walaupun sebagian besar kepala sekolah sedang berhalangan hadir dikarenakan juga sedang mengikuti beberapa giat yang tidak dapat ditinggalkan, dan terpaksa tidak turut menghantarkan dan mendukung secara langsung para siswanya, namun antusiasme dan semangat seniman-seniman muda itu tidak berkurang.

Acara resmi dibuka pada pukul 07.30 pagi, ditandai dengan prosesi pemukulan gong, oleh Dr. Lukman Hakim, SPd, MPd, MM, Koordinasi Pengawas SMA KCD Wilayah III, sekaligus mewakili Kepala KCD Wilayah III, Made Supriyatna, yang sedang mengikuti kegiatan di lain tempat.

Sedang Fajar Heriyadi, Kepala SMAN 7 Bekasi, tampil sebagai perwakilan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMA, juga dikarenakan Dedi Suryadi sebagai Ketua MKKS berhalangan hadir.

Dr. Lukman Hakim, SPd, MPd, MM, Koordinator Pengawas SMA/ Mewakili Kepala KCD Wilayah III

Fajar Heriyadi, Kepala SMAN 7 Bekasi/ Perwakilan MKKS SMA Kota Bekasi

Didah Damayanti, SPd, MMPd, Guru Seni Budaya SMAN 11 Bekasi, yang juga Ketua MGMP Seni Budaya SMA Kota Bekasi, sekaligus juga sebagai Ketua Pelaksana Pergelaran FLS2N SMA menjelaskan kepada IP, bahwa acara FLS2N merupakan agenda tahunan dari Kemendikbud, Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional), Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Dimana untuk kali ini, memperlombakan 14 cabang lomba, yaitu:
Cipta Puisi, Baca Puisi, Cipta Lagu, Menulis Cerpen, Kriya, Komik Digital, Solo Gitar, Fotografi, Jurnalistik, Film Pendek, Desain, Poster, Tari Kreasi, Monolog, Solo Vokal

Didah Damayanti, Ketua Pelaksana FLS2N

Ia menjelaskan, acara digelar dan dikemas dalam rangkaian yang padat karena hanya berlangsung dalam satu hari. Dari pagi pukul 07.30 sampai pukul 17.00 WIB.

Meskipun begitu, tidak berarti acara menjadi asal-asalan, karena panitia yang berasal dari guru-guru yang bernaung dalam MGMP Seni Budaya terbilang rata-rata sudah terbiasa mengikuti dan menjadi panitia dibeberapa kegiatan sejenis. Dan juri tiap lomba juga juri yang sudah berpengalaman dan profesional.