Bekasi, Info Pendidikan
SMPN 7 Kota Bekasi menggelar pentas seni dan karya kreatifitas siswa dengan tujuan mengali potensi bakat serta melatih para siswa untuk tampil didepan umum, Kamis, (19/12/2024).
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka dengan tema yang berbeda dari tiap kelasnya.

Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Bangun Jiwa Raga (Kelas 7), Kebhinekaan Global (Kelas 8) dan Kewirausahaan (Kelas 9).
Dalam pentas seni ini, siswa SMPN 7 Kota Bekasi unjuk kebolehan dalam berbagai bidang seni, mulai dari pameran hasil karya, tarian tradisional, modern dance, musik, hingga drama, semuanya disajikan dengan penuh semangat dan kreativitas.
Wakil Kepala SMPN 7 Kota Bekasi Yani Yulianti kepada IP mengatakan bahwa pentas seni tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk memamerkan hasil karya dan bakat seni siswa, sekaligus pemilihan ketua OSIS secara demokrasi.

“Ajang pentas seni ini sebagai wadah bagi siswa untuk memamerkan hasil karya dan bakat seni mereka, sekaligus dalam kegiatan ini dilaksanakan pemilihan ketua OSIS secara demokrasi,” ungkap Yani.
Ia, juga menambahkan bahwa pentas seni tersebut sebagai bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka.
“Pentas seni bertujuan menggali potensi minat siswa dibidang seni dan merupakan bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka,” jelasnya.

Sementara untuk pemilihan ketua OSIS, Ia menjelaskan bahwa pemilihan ketua OSIS dilaksanakan secara demokrasi merupakan salah satu wujud nyata dari pendekatan demokratis dalam lingkungan sekolah.
“Pemilihan ketua OSIS secara demokrasi merupakan salah satu wujud nyata dari pendekatan demokratis di lingkungan SMPN 7 Kota Bekasi. Dalam pemilihan ketua OSIS hari ini, anak-anak OSIS mendemonstrasikan berbagai hal seperti anti bullying, anti rokok dan lain-lain,” kata Yani.
Yani Yulianti juga menyampaikan beberapa pesan dari kepala SMPN 7 Kota Bekasi, Drs Sukamto dalam sambutannya.
“Tadi bapak kepala sekolah dalam pidatonya berpesan perlu kerja sama antara guru-guru dan orangtua siswa untuk membimbing dan menyalurkan kreatifitas bakat siswa.”
Hal tersebut menurut bapak kepala sekolah untuk menunjukkan bahwa SMPN 7 Kota Bekasi bukan hanya tempat belajar, tetapi juga untuk mengembangkan diri dan mengekspresikan potensi terbaik dari anak-anak,” terang Yani.(JOS)













