Disini peran panelis sangat penting, selain mengawasi jalannya debat juga sebagai pembimbing yang memberikan gaiden tentang pertanyaan yang relevan, sekaligus memberikan ruang bagi setiap calon untuk berani berbicara, dan menegakkan etika diskusi yang sehat.
Semua ini menciptakan lingkungan di mana siswa belajar untuk menghargai demokrasi, memahami pentingnya proses partisipasi, dan mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang inklusif.
Dengan demikian, pemilihan ketua OSIS melalui debat calon merupakan proses membentuk karakter dan memupuk semangat demokrasi di kalangan siswa.
Kepala SMPN 44 Kota Bekasi
Dwi Kusdinar M.Pd











