Bekasi, Info Pendidikan
Kisruh reshuffle komite di SMAN 13 Kota Bekasi Berbuntut panjang hingga para siswa dan guru resah terkait isu persoalan antara ketua komite dengan kepala sekolah.
Kisruh di SMAN 13 Kota Bekasi di awali dari kebijakan kepala sekolah melakukan reshuffle komite sekolah pada Rabu, 24 Juli 2024 yang lalu.
Pada saat acara berlangsung Tohom salah satu orangtua siswa, protes dan tidak terima, karena kepala sekolah tidak mengundang ketua komite dan seluruh perwakilan orangtua dalam kegiatan reshuffle tersebut.
Kepada IP, Tohom mengaku sangat kesal melihat kebijakan kepala sekolah yang bertindak secara sepihak untuk mereshuffle komite SMAN 13 Kota Bekasi.
“Saya kesal dan menyesalkan tindakan sepihak yang dilakukan oleh pak Hasim kepala SMAN 13 Kota Bekasi. Ia, kepala sekolah-red tidak mengundang ketua komite dan hanya mengundang 20 an perwakilan orangtua dalam mereshuffle komite sekolah,” ungkap Tohom.
Menurut Tohom tindakan sepihak oleh kepala sekolah membuat dirinya terpanggil bersama beberapa orang tua siswa untuk datang langsung dalam acara tersebut.

“Aturannya kan sudah jelas untuk memilih ketua komite ataupun mereshuffle komite perlu diketahui seluruh orangtua siswa. Dengan adanya kebijakan sepihak dari kepala sekolah, saya bersama beberapa orangtua siswa datang langsung ke acara tersebut,” kata Tohom.
Lebih lanjut, Tohom menjelaskan
pada saat pertemuan tadi saya mendengar penjelasan dari ketua komite bapak Anton tentang pertanggung jawaban keuangan selama dia menjadi ketua komite sekolah.
“Pak Anton ketua komite -red, menjelaskan bahwa seluruh dana bantuan siswa yang sifatnya oneline atau transfer ke rekening telah diperiksa inspektorat Jawa Barat dan hasilnya baik,”
“Sementara, sambung Tohom, uang tunai yang disetorkan orangtua siswa ke bendahara komite tidak pernah dilaporkan dan pak Anton sebagai ketua komite tidak pernah mengetahui berapa jumlah bantuan dana tunai tersebut,” jelas Tohom.
Tohom menyebut setelah mendengar penjelasan ketua komite tentang keuangan sekolah, dan yang lebih tidak masuk akalnya adalah Anton sebagai ketua komite tidak diundang dalam acara reshuffle tersebut.













