SDN Sunter Agung 09 Jakarta Utara Gelar Pesantren Kilat Ramadhan 2024

Jos Office
banner 120x600

Jakarta, Info Pendidikan
Pelaksanaan kegiatan Pesantren kilat Ramadhan di SDN Sunter Agung 09 Jakarta Utara pada tanggal 14 Maret hingga 5 April 2024 merupakan program sekolah untuk pembentukan karakter siswa.

Bedanya dari tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan pesantren kilat tahun 2024 ini dilakukan pada pagi hari sebelum jam KBM dimulai. Hal ini terjadi secara serentak dimasing-masing sekolah, namun materi pelajaran yang diberikan tetap sama, yakni pendalaman iman dan ajaran agama Islam.

Tujuannya adalah agar siswa-siswi lebih memahami tentang ajaran agama Islam serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SDN Sunter Agung 09 Jakarta Utara, Sugiana, M.Si mengatakan bahwa materi pelajaran yang diberikan kepada peserta didik selama mengikuti pesantren kilat ramadhan bertujuan untuk membentuk karakter siswa. Hal tersebut berkaitan erat dengan kurikulum merdeka iyaitu P5 tentang pembentukan karakter siswa.

“Karena kegiatannya diadakan di pagi hari maka kegiatannya adalah pembiasaan sholat duha dan Tausiyah di pagi hari serta tadarus Al-Qur’an. Walaupun kegiatannya singkat tapi sangat bermanfaat bagi siswa karena memperoleh tambahan pemahaman dan pengetahuan tentang ajaran Islam,” ungkap Sugiana.

Sugiana menjelaskan pada bulan Ramadhan 2024 ini selain siswa yang beragama Islam melaksanakan pesantren kilat, para siswa non muslim juga melakukan kegiatan ke agamaan.

“Seperti halnya siswa-siswi yang beragama Kristen, karena jumlahnya juga lumayan banyak, mereka melakukan kegiatan keagamaan yang sama, namun ditempat yang berbeda agar tidak terganggu,” tambah Sugiana.

Lebih lanjut Sugiana menerangkan bahwa sebagai guru pendidik di SDN Sunter Agung 09 mereka wajib mendidik seluruh siswa secara adil tanpa pandang bulu.

“Kami sebagai guru dan pendidik di SDN Sunter Agung 09 bukan hanya mendidik sekelompok siswa, tapi kami wajib mengajar, mendidik dan mencerdaskan seluruh siswa tanpa pandang bulu, karena mereka semua adalah generasi penerus bangsa,”

“Jadi kami sebagai guru pengajar, pendidik, ingin siswa-siswi kami menjadi orang yang religius, punya karakter berakhlak mulia, toleransi menghormati dan suka menolong orang lain agar bangsa ini kelak menjadi berkah,” terang  Sugiana. (Jahuale68)