Sejak 2009 sampai 2019, Tanti selalu berada di garda terdepan dalam setiap terobosan-terobosan yang dilakukan Dinas Kesehatan. Mulai dari peningkatan kinerja, akuntabilitas dan transparansi tata kelola Dinas Kesehatan, peluncuran Kartu Sehat yang fenomenal, keberhasilan penanganan Covid-19, keberhasilan dalam penurunan angka stunting, sampai peningkatan pelayanan kepada masyarakat terlebih sektor pembangunan banyak Puskesmas.

RSUD Tipe D Jatisampurna (doc.IP)
Di akhir tahun 2023, jumlah Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di Kota Bekasi naik secara signifikan. Dari hanya berjumlah 31 unit kini mencapai 53 unit Puskesmas. Ia membidani lahirnya 21 unit puskemas baru sepanjang tahun 2019 sampai 2023. Demikian juga jumlah Puskesmas yang berstatus Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) kini mencapai 15 unit puskesmas PONED dari awalnya sebanyak 11 unit.
Selain itu, ia juga menginisiasi kehadiran 4 (empat) RSUD Tipe D di Kota Bekasi. Ini merupakan bentuk komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga warga kota Bekasi tidak perlu jauh-jauh berobat ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM).
Ke empat RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Tipe D tersebut yaitu RSUD Tipe D Bantargebang, RSUD Tipe D Pondok Gede, RSUD Tipe D Jatisampurna, serta RSUD Tipe D Bekasi Utara.

RSUD Tipe D Pondok Gede (doc.IP)
Dengan etos kerja yang tidak pernah lelah, ia membawa Kota Bekasi memperoleh berbagai penghargaan di bidang kesehatan masyarakat, terlebih dalam keberhasilan mengatasi penyebaran Pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan juga Kota Bekasi. Dan yang terakhir, ia juga menjadi tokoh sentral dalam mengatasi stunting di Kota Bekasi. Tugas penting menurunkan angka stunting di Kota Bekasi berhasil diembannya dengan sangat luar biasa.













